Rabu, 21 Desember 2011

Puisi di Koran Merapi, 13-September-2011

Sajak Badrul Munir Chair
Kepada Angin Kasturi

Seperti negeri kecil di jazirah
jauh. Aku menyambangimu
lalu mengabadikanmu dalam potret—
jalan-jalan setapak menyeberang sungai
panjang. Bebatuan cadas menyeruak
pada permukaan air deras

Wajahmu yang asing
mengingatkanku pada sejarah
silam. Di kedalamanmu aku melangkah
menapaki lekuk-lekuk misteri

Suaramu adalah gesekan
bambu yang menyembunyikan
kedalaman bahasa alam dan panoramanya
setiap waktu orang-orang bertamasya
mematahkan dahan-dahan. Membikin
jalan baru

Kubangun jalan batu
di tebing curam, lalu kugambar peta
menuju rumahmu

Seperti pengembara yang tersesat
dan hilang arah. Aku mendaki
dengan sepatu penuh lumpur. Lalu aku
beristirah di sebuah cerukan—
hingga gerimis melongsorkan tanah
mengubur jasadku yang lelah tertidur
di pelukmu.

2011

)* Bersama lima puisi lainnya dimuat di Koran Merapi, Minggu 13-September-2011

Selasa, 02 Agustus 2011

Mengingat Kisah Para Pencari Tuhan

Mengingat Kisah Para Pencari Tuhan
(Catatan Ramadhan buat Cintaku)


Cintaku, Ramadhan yang kita tunggu sudah datang. Rasanya baru kemarin kita berlebaran, bermaafan di Hari Raya. Waktu memang begitu cepat berlalu, cintaku. Tapi aku akan selalu mengenang hari-hari indah yang kita lewati saat Ramadhan. Ketika berbuka, tarawih, juga sahur bersama. Tapi yang paling kuingat, tentu saat kita menyantap menu buka puasa sambil menyaksikan sinetron Para Pencari Tuhan di SCTV, juga ketika sahur bersama.

Ah, tentu kau masih ingat kisah Para Pencari Tuhan itu, bukan? Dahulu kita pernah mengandaikan kita adalah tokoh sinetron itu. Aku adalah Azzam, dan kau adalah Aya. Dan kita kerap memirip-miripkan orang-orang dekat kita dengan tokoh dalam sinetron itu. Mahrus si takmir masjid belakang rumah kita miripkan dengan Bang Jack penjaga Mushala At-taufiq, tiga sahabat kita: Dani, Yanto, dan Ipul kita miripkan dengan Chelsea, Barong, dan Juki. Kita kerap bertengkar jika dalam sinetron itu Azzam dan Aya juga sedang bertengkar.

Biar kau tidak lupa dengan kenangan kita, juga kisah dalam sinetron itu, kuceritakan kisah ini kepadamu.

Para Pencari Tuhan (Jilid 1)

Lelaki itu kerap dipanggil Bang Jack, seorang jejaka tua yang mengabdikan dirinya sebagai merbot (penjaga Mushala) At-taufiq yang sangat fanatik dengan bedug. Bang Jack pantang mengumandangkan adzan sebelum menabuh bedug. Suatu hari, Mushala At-taufiq kedatangan tiga orang asing, yaitu Chelsea, Barong, dan Juki. Ketiganya adalah mantan narapidana yang baru keluar dari penjara.

Alkisah, setelah keluar dari penjara, Barong diusir dari komplotan curanmor lantaran sering “menyanyi” di pengadilan. Juki yang mantan copet, ditolak mentah-mentah saat kembali ke rumah ibunya. Nasib Chelsea tak jauh berbeda, ketika akan mengajak rujuk kembali dengan mantan istrinya, Marni. Ternyata Marni sudah menikah dengan Sumarno, polisi yang menjebloskannya ke penjara. Akhirnya mereka bertiga secara tak sengaja bertemu dan luntang-lantung menyusuri Jakarta yang tak lagi ramah, lalu terdamparlah mereka di Mushala At-taufiq yang dijaga Bang jack.

Singkat cerita, ketiga mantan napi itu menceritakan kisah hidup mereka ke Bang Jack, akhirnya Bang Jack menerima ketiga mantan napi tersebut dan sudi membimbing mereka ke jalan yang benar.

Sebenarnya Bang Jack adalah mantan tukang jagal dan tidak terlalu menguasai ilmu agama, sehingga dalam penerapan agama sering keliru. Disinilah uniknya, Bang Jack yang tidak terlalu pintar dijadikan guru oleh tiga orang mantan napi. Untunglah ada Aya, gadis cantik penjual kolak dan pengelola perpustakaan gratis ini lumayan paham soal agama. Aya adalah adik ipar Ustad Ferry, ketua pengurus mushala, yang pamornya tengah menanjak setelah menjadi penceramah di televisi. Namun uniknya lagi Ustad Ferry adalah tipe suami takut istri. Istrinya bernama Haifa.

Sementara, di kampung sekitar Mushala At-taufiq itu, hiduplah juga Bang Udin (seorang hansip) dan sahabatnya Asrul (Pria beristri satu beranak empat yang kehidupannya sangat miskin sekali), dan Pak Jalal (Orang terkaya di kampung itu yang sangat dermawan). Namun tetap saja Bang Udin dan Asrul sering merasa kesal dan iri dengan Pak Jalal. Walaupun kesal, tetapi mereka tetap mendatangi Pak Jalal untuk meminta pekerjaan pada saat mereka kekurangan uang untuk biaya hidup.

Ada juga tiro RW, pejabat desa yang dikisahkan sebagai pejabat korup yang suka mengintrik dan menilep uang sumbangan warga kampung.

Cintaku, tentu kau masih ingat dengan jalannya kisah sinetron ini, bukan? Tentu kau masih ingat kisah cinta Aya dengan Azzam. Mereka adalah teman masa kecil. Tiga kali Azzam melamar Aya, tiga kali pula Azzam ditolak. Kau tahu cintaku, Aya begitu angkuh, seperti kau. Tapi Azzam pantang menyerah mengejar cinta Aya. Hingga kemudian Azzam memberi sebuah kado, ketika hendak dibuka, berakhirlah Para Pencari Tuhan jilid 1.

Para Pencari Tuhan (Jilid 2)

Para Pencari Tuhan (PPT) jilid 2 dimulai ketika Aya membuka kado dari Azzam. Ternyata kado itu berisi gantungan kunci kartun dan mainan Aya ketika masih kanak-kanak. Azzam mencoba mengingatkan Aya akan masa lalunya agar Aya tidak lagi angkuh dan selalu mengingat betapa mereka dahulu pernah berteman baik. Maka berlinanglah airmata Aya teringat masa kecilnya bersama Azzam.

Namun Aya tak bisa melupakan kenangan buruk masa kecilnya bersama Azzam. Ketika itu mereka ikut cerdas cermat mewakili sekolah mereka. Sekolah mereka unggul tipis hingga soal terakhir. Namun Aya gegabah dan terburu menjawab pertanyaan yang sebenarnya mudah itu, sehingga tim lawan bisa merebut dan menjawab pertanyaan dengan benar. Azzam menjadi sangat kecewa dan marah kepada Aya, sehingga kata-kata kasar keluar dari mulutnya “Bodoh!”. Hal itulah yang membuat Aya bertingkah angkuh di hadapan Azzam, Aya masih menyimpan sakit hati masa kecilnya.

Kisah cinta Aya dan Azzam dibumbui hadirnya orang ketiga, yaitu Kalila, yang selama ini menjadi sahabat Aya. Ternyata Kalila memendam cinta kepada Azzam, dan sialnya, Kalila berterus terang kepada Aya bahwa ia mencintai Azzam. Tentu saja Aya cemburu, walaupun Aya selalu angkuh dihadapan Azzam, ternyata Aya juga mencintai Azzam, namun keangkuhannya menyamarkan rasa cintanya kepada Azzam.

Selain Kalila, PPT 2 menampilkan tokoh baru, yaitu Baha, yang konon adalah teman masa kecil Asrul yang menjadi pelaut. Baha muncul menemui Asrul saat kapalnya mendarat di pelabuhan. Baha yang bertato dan pemabuk memberikan warna berbeda pada kehidupan Mushalla At-taufiq. Trio Chelsea, Barong, dan Juki masih terus berkutat dengan usaha mereka untuk kembali pada kehidupan masa lalunya. Barong masih berusaha menemui abangnya yang menjadi ketua komplotan curanmor, Juki ingin kembali ke rumah ibunya walau ia sedikit takut, Chelsea masih mengejar Marni.

Di akhir kisah PPT jilid 2 diceritakan Azzam yang masih menunggu hati Aya luluh, juga Bang Jack dan trio Chelsea, Barong, dan Juki yang akan diberangkatkan Haji oleh Pak Jalal.

Para Pencari Tuhan (Jilid 3)

Kisah cinta Aya dan Azzam menjadi lebih seru di PPT jilid 3 ini. Kisah cinta mereka dibumbui drama cinta segitiga dengan hadirnya Kalila. Aya kerap cemburu melihat kemanjaan Kalila kepada Azzam, sedangkan Kalila juga cemburu melihat Aya yang kerap melirik Azzam.

Sementara, Bang Jack dan trio Chelsea, Barong, dan Juki dikisahkan baru kembali dari Tanah Suci Mekkah. Namun bang Jack tampak murung sepulang dari tanah suci, bang Jack ingin balik lagi ke Makkah dan memilih mati di sana. Kepulangan trio dan bang Jack membuat Udin dan Azrul ingin naik haji walaupun menggunakan cara yang salah.

Ruwetnya kisah cinta Aya-Azzam-Kalila semakin rumit dengan ketertarikan Baha pada Kalila. Baha berusaha bersikap mengayomi Kalila seperti seorang kakak pada adiknya.

Di akhir cerita, Baha dikisahkan meninggal dunia. Kematian Baha tentu mengejutkan orang-orang di sekitar Musahla At-taufiq. Ternyata Baha adalah orang yang kaya raya, sebelum kematiannya, Baha memberikan uangnya untuk Baitul Mal dan untuk naik haji Asrul.

Kisah cinta Aya-Azzam-Kalila tetap menjadi fokus menarik dari sinetron ini. Di akhir cerita, Azzam diceritakan akan menikah dengan Kalila. Di rumah Pak Jalal, semua persiapan pernikahan sudah matang, Azzam tinggal mengucapkan ijabnya ketika tiba-tiba Kalila menangis dan memutuskan mundur dari pernikahan itu. “Ada yang lebih berhak memilik Azzam, ada yang lebih berhak menjadi pendamping Azzam,” kata Kalila menangis tersedu. Orang yang dimaksud Kalila tentu saja Aya.

Para Pencari Tuhan (Jilid 4)

PPT jilid 4 adalah fase terbalik dari kehidupan orang-orang kampung sekitar Mushla At-taufiq. Pak Jalal, orang terkaya di kampung dikisahkan bangkrut total dan jatuh miskin dan terpaksa tinggal di gubuk Asrul. Sebaliknya, Asrul dan istrinya, pasangan termiskin di kampung itu mulai menjadi sukses dengan usaha warung sotonya. Kini menempati rumah kontrakan yang lebih layak.

Namun, fase baru kehidupan itu bukannya tanpa masalah. Ibadah Asrul mulai terganggu karena kesibukan usahanya yang luar biasa. Hingga pada titik tertentu, Asrul memohon kepada Allah untuk dikembalikan saja ke kehidupannya yang dulu ketika keluarganya masih miskin. Demikian pula Udin sang hansip telah memutuskan untuk memakai uang haji untuk membeli motor baru. Dengan motor itu, ia akan mengojek untuk memperbaiki taraf hidup keluarganya, sekaligus menabung lagi untuk pergi haji. Apakah rencananya berhasil? Udin sendiri ragu.

Bang Jack mengalami masalahnya sendiri. Ia merasa semakin dekat pada kematian dan kesepian. Ia khawatir jika Chelsea, Barong, dan Juki sudah memiliki kehidupannya sendiri, ia akan mati sendirian tanpa seorang pun mendampingi. Karena itu, Bang Jack menjadi lebih sensi, mudah ngambek, dan melankolis dalam episode jilid 4 ini.

Pasangan Aya dan Azzam memulai kehidupan baru berumah tangga. Aya bukan tipe ibu rumah tangga yang bisa meladeni suami dengan baik, meski tetap penuh cinta. Hal ini menjadi masalah bagi Azzam yang makin terlihat bawelnya. Ditambah lagi dengan kehadiran seorang manajer keuangan yang cantik di kantor mereka.

Sementara, warga kampung mendapat ujian. Sebuah koper berisi uang dua milyar rupiah ditemukan Bonte dan mengancam kehidupan kampung Bang Jack yang tadinya rukun-damai penuh kasih sayang. Sekoper uang itu melahirkan intrik-intrik politik desa yang dipicu oleh trio RW. Singkat cerita, sekoper uang itu menjadi ujian bagi warga kampung, hingga menimbulkan kekacauan dan saling curiga antar warga. Kecurigaan itu mengakibatkan perselisihan.

Trio Chelsea, Barong, dan Juki dimarahi habis-habisan oleh Bang Jack karena ikut andil menyembunyikan koper itu. Warung soto Asrul terbakar karena ulah trio RW. Terjadi tawuran warga di warung kuliner kampung. Karena itulah, Bang Jack kolaps dan memanggil seluruh warga untuk dimarahio habis-habisan.

Di akhir kisah, kisah cinta Aya dan Azzam masih menjadi sajian menarik sebagai penutup PPT jjilid 4 ini. Azzam diceritakan bimbang karena tawaran pak Jalal untuk menikahi Kalila, karena menurut pak Jalal, Azzam adalah orang tepat dan baik untuk mendampingi Kalila. Apakah azzam akan berpoligami? Bagaimakah reaksi Aya ketika tahu bahwa pak Jalal menawari Azzam untuk menikahi Kalila? Kelanjutan kisah Para Pencari Tuhan ini patut kita nantikan di Ramadhan ini.

Begitulah cintaku. Kutulis kisah ini sebagai pengingat kenangan kita dulu. Aku selalu menanti Ramadhan sebagaimana menantikan kedatanganmu, juga kisah dalam sinetron itu. Kenanglah aku ketika berbuka, tarawih, dan bersahur. Akupun akan mengenangmu ketika berbuka, tarawih, bersahur, juga ketika menonton sinetron Para Pencari Tuhan.


Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan.

Kecup jauh,

Cintamu.